Tulisan untuk G #3 : 21 Juni dan Rasa Berharga Itu
Alhamdulillah hari ini. Terima kasih ya Allah, terima kasih juga buat diriku sendiri karena nggak nyerah, karena tetap jalan walau pelan. Langkah kecil hari ini mungkin kelihatan sederhana, tapi buatku ini besar. Aku merasa hidup lagi.
Terima kasih, MasG. Terima kasih karena sudah selalu ada. Mungkin kamu pikir itu hal kecil, tapi buat aku, semua yang kamu lakukan hari ini tuh… besar. Berarti banget. Berdiri di sampingku, bantuin aku bagi brosur, ikut mikir, ikut gerak—aku ngerasa nggak sendiri.
Hari ini, 21 Juni 2025, bakal aku ingat terus. Bukan cuma soal brosur. Tapi soal rasa ditemani. Soal rasa disupport, dilihat, dan dipercaya.
Aku nggak tahu gimana bilangnya, tapi aku bener-bener ngerasa beruntung bisa punya kamu. Kamu bukan cuma dukung aku lewat kata-kata. Kamu turun langsung, temani aku dari awal sampai akhir. Kamu ikut deg-degan, tapi tetap tenangin aku. Aku belum pernah disupport sedekat dan setulus ini.
Hari ini bikin aku makin yakin, kalau aku bakal balas semua kebaikanmu seribu kali lipat nantinya, kalau aku pengen terus ada di sisimu juga buat semua prosesmu, mimpi-mimpimu, bahkan ragu-ragumu.
Aku bakal nemenin kamu, bukan cuma pas kamu kuat, tapi juga pas kamu lelah dan butuh tempat pulang.
Aku pengen kamu bahagia. Sesimpel itu. Dan kalau aku bisa jadi salah satu alasannya, itu cukup banget buat aku.
Dunia, kalau kamu baca ini, tolong jaga pria ini baik-baik ya. Tolong lunakkan jalannya, ringankan langkahnya, kuatkan hatinya. Dia orang baik dan aku bersyukur banget bisa kenal dan dekat sama dia.
Terima kasih, MasG.
Hari ini kecil buat dunia.
Tapi buat aku, ini hari yang bikin aku merasa pulang.
Komentar
Posting Komentar