Tulisan untuk G #4: Aku takut kehilangan "kita"

Ada yang ingin aku sampaikan, meski berkali-kali kutunda karena takut… 

takut kamu makin lelah,

takut kamu berpikir aku ini beban,

takut kamu menjauh.


Padahal, yang aku rasakan akhir-akhir ini bukan marah, bukan ngambek, bukan cemburu bodoh yang nggak beralasan.

Tapi… takut.

Takut kita yang dulu penuh tawa dan percakapan, pelan-pelan kehilangan spark-nya.

Takut kalau kamu terus sibuk, capek, rutinitas menyita semuanya,

lalu komunikasi yang kita punya cuma sisa chat singkat dan telfon hening.

Lalu kita terbiasa. Lalu semuanya hambar. Lalu aku... hilang.


Aku lagi berusaha menjaga itu semua.

Aku senyum setiap kali ketemu kamu, berusaha jadi tenang, jadi nyaman, jadi nggak nambahin pusing kamu.

Aku simpan banyak hal sendiri, bukan karena aku nggak percaya kamu, tapi karena aku takut... kalau aku cerita, kamu makin jauh.


Aku cuma butuh diyakinkan. Itu aja.

Aku cuma ingin tahu bahwa kamu masih di sini, masih peduli, masih mau sama-sama.

Aku butuh diyakinkan bahwa ini bukan jalan yang mulai pisah arah.

Bukan permintaan besar. Bukan drama. Cuma yakinkan aku...


Tapi... tiap kali aku coba ngomong, kamu keburu marah. Selalu begitu. Balasanmu cepat dan tajam, seolah perasaanku nggak penting. Seolah aku cuma memperumit hari kamu.


Jadinya aku diam. Aku jarang cerita. Aku cuma fokus ke kamu  ke mood kamu, ke capek kamu. Sampai aku lupa rasanya didengar juga.


Tolong percaya... aku bukan mau nyusahin,

aku cuma butuh diyakinkan. Sekali saja. Dengan lembut. Dengan jujur.

Biar aku nggak terus nebak-nebak sendiri.

Biar aku nggak harus selalu kuat padahal dalam hati keropos.

Aku nggak mau ini berulang.

Hubungan yang lama dulu hancur bukan karena pertengkaran besar.

Tapi karena komunikasi kecil yang mulai ditahan,

karena obrolan yang mulai jadi basa-basi,

karena rasa sayang yang pelan-pelan... nggak terasa.


Aku takut.

Tolong jangan anggap ini lebay.

Ini bukan drama.

Ini perasaan.


Kalau kamu baca ini,

aku cuma mau bilang:

aku di sini masih jaga 'kita'.

Dan aku harap kamu juga.

Maaf kalau aku terlalu takut,

tapi itu karena aku terlalu sayang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tulisan Untuk G #2: Aku dan Ruang Itu

Surat Dari Peran Lama.

Tulisan Untuk G #5 : Gimana?